Total Tayangan Halaman

Selasa, 29 Juni 2010

KABARE

SOSIALISASI PAKET 2010 DI BKM KRIWEN

Senin, (28/6/10)

BKM Keriwen Makmur Kelurahan Kriwen melakukan koordinasi BKM terkait dengan adanya program kompetisi maslah PAKET PNPM MP kab. Sukoharjo.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri semua anggota BKM dan beberapa tokoh masyarakat dirumahnya pak warno. Malam yang begitu mendung dan didiringi rintikan hujan di daerah tersebut dan sekitarnya ayang acaranya di mlai jam 9 malam menhghasilkan beberapa harapan yang membahas tentang PAKET tersebut.

“Mmang ini harapan kita bersama dan silakan para anggota BKM dan tokoh masyarakat untuk bisa memikirkan bersama tentang hal ini karena kamipun pernah mendapatkan pada 2007 kemarin maka segera untuk kegiatan apa saja yang diuslkan nanti kita verifikasi lapangan,” Kilah Pak Basri selaku coordinator BKM

Dan juga dari Faskel PAKET juga dating yang diwakili oleh Mbak Yuli sebagai pembicara dan menyosialisaikan kegiatan PAKET kab. Sukoharjo terkait dengan banyak perunahan tentang aturan main, maka dengan hal ini BKM harus mampu kompetisi dengan yang lain terkait dengan persyaratan dan beberapa hal yang bisa diajukan apa saja dan segera panitianya serta kegiatannya, Katanya.

Ditambahkan oleh latif terkait dengan faskel ekonomi bahwa untu persyaratan di UPK dan sekretris kurang beberapa hal seperti RAPB UPK dan BKM serta untuk yang dipersyaratkan seperti RR saya kira tidak maslah soale selama januari 2010 RR di UPK kriwen mancapai diatas 90 % selalu samapai bulain mei ini, Imbuhnya.

Dari hal tersebut karena aripihak pemerinyah kelurahan tidak ahadir maka akan dilakuakn segerat pembahasan lagi terkait dengan RKTL Paket di kriwen ini.


PAKET SEBAGAI REWARD UNTUK BKM


Rabu, 30/6/2010

Inilah yang mncul saat sosialisasi PAKET di kelurahan Bulakan, yang mana Faskel Reguler dan Paket melakukan sosialisasi terkait dengan adanya program Paket Komptetisi antara BKM ;ain yang ada dikabupaten Sukoharjo.

Tepatnya jam 19.30 bertempat disekretrariatan BKM Bulakan yang dihadiri para Tokoh dan para anggota bKM, perangkat kelurahan dan Bapak Lurah,
Dalam penyampainnya dari Koordinator BKM bahwa program ini yabg memang masyarakat Bulakan tunggu karena beberapa kali ada tapi kami tidak bisa ikut kompetisi karena persyaratan tidak memenuhi karena adanya RR yang belum memenuhi syarak karena minim 90%, “kilahnya.

Dikatakan Pak Darmaji selaku coordinator, Agar ini bisa kita tindaklajuti segera untuk merapatkan barisan para anggota dan para tokoh masyarakat agar apa yang diinginkan kita bersama dalam membangun Bulakan lebih baik,dengan batas waktu yang sangat minim ini mari kita tidaklajuti segera dengan berkas-berkas yang di sayaratkan.

Ibu Yuli dari Faskel Paket menambahkan bahwa untuk dana sharingnya dari Pemerintah Kabupaten menunggu perubahan anggaran. Karena itu syarat utama bahwa untuk bisa dana PAket itu dilakukan serta di gunakan oleh masyarakat. Jadi kompetisi ini bisa menjadikan kita bersama untuk selalu meningkatkan kinerja BKM bersama.


SATU ABAD MUKTAMAR MUHAMMADIYAH
Jogja,
Kamis, 1/7/2010

Menjelang Muktamar di JOgja Muhammadiyah tersa untuk kembali dalam hal kelahiranny, karena KH Ahmad Dahlan asli jogja maka serasa satu abad Muhammadiyah kembali ke Jogja yang indah kotanya.

Diperbagai perjalannnya dari solo sampai klaten dan jogja sendri berbagai atribut diperjalannan mewarnai dari spanduk, umbul2, serta bendera bahkan ad beberapa hal yang sengaja pos-pos di dirikan di sepanjang jalan.
Keramaian seolah mengkalaim bahwa muktamar ini sukses karena hamper jutaan manausia dari seluruh Indonesia hari ini jam 8 kumpul di stadion mandala krida untuk bersama dalam pembukaan MUKTAMAR, Karena ini ada maka bersama kita bisa menjaga agar muktamar ini berjalan dengan lancer tanpa adanya gejala yang kita inginkan, Semoga.

BIOGRAFIKU


DARI KECIL SAMPAI SEKARANG

LAHIR, JEPARA 24 Desember 1978
TB 175 / BB 65
Jalan Ki Padangan Rt.02 Rw.11 Sumberejo Klaten Selatan 57422
HP. 081 667 9894
e-mail: latifsafruddin@yahoo.co.id

PENDIDIKAN
1998-2003 : Sarjana Ekonomi Manajemen Perusahaan Univ.Muhammadiyah Surakarta
1995-1997 : SMK Muhammadiyah Keling Jepara
1993-1995 : SMP Negeri 1 Keling Jepara
1987-1993 : MI Darussalam Kelet Keling Jepara

TRAINING ATAU KURSUS
2009 : Training Mubaliq/DAI se Kabupaten Klaten, Depag-MUI (Klaten)
2003 : Pembicara Latihan Dasar Pengembangan Potensi Mahasiswa Teknik Kimia UMS (Surakarta)
2002 : Workshop program pengembangan ketahanan masyarakat Kota Surakarta (Surakarta)
2001 : Kursus bahasa inggris D3 UMS (Surakarta)
2001 : Training of trainer empowering for reconsiliation on inter-faith and inter-Ethnic Group (Surakarta)
2001 : Training Community Based IDP's Managemen (Surabaya)
2001 : Impementasi evaluasi program emergency Respon pengungsi tragedy sampit di kecamatan robatal Madura (Yogyakarta)
2000 : Seminar mewujudkan kesejahtraan daerah melalui corporate governance (Surakarta)
2000 : Pelatihan jurnalistik Investigasi pers mahasiswa (Semarang)
2000 : Seminar dan lokakarya anak yang dilajurkan masa depan yang dicampakkan (Surakarta)
1999 : Workshop pemberdayaan Rekonsiliasi Konflik antar etnik dan agama (Surakarta)
1998: Seminar perekonomian Indonesia dimasa krisis (Surakarta)

PENGALAMAN ORGANISASI
2010-Sekarang: sekretaris Majlis Ulama Indonesia Desa Sumberejo
2008-Sekarang : Ketua Lembaga Study Politik,Hukum dan Perdamaian Klaten
2009-2010 : Sekretaris Kelompok Ternak Padangan Sejahtera Desa Sumberejo
2008-2009 : Sekretaris PNPM-MP LKM Sumber Makmur Desa Sumberejo
2008-2009 : Ketua Kelompok Belajar Komputer (KBK) ALJASMINE Klaten
2002-2003 : Ketua Mahasiswa Peduli Perdamaian dan keadilan sosial UMS
2000-2004 : Ketua Perhimpunan Mahasiswa Lintas Agama dan Study budaya surakarta
2000-2001 : Sekretaris kemah bakti social BEM UMS di Desa Tambakboyo sukoharjo
2001-2002 : Ketua Program Anti Narkoba dan Aids BEM UMS
2000-2001 : Ketua Tim Advokasi Mahasiswa Baru DPM UMS
1999-2000 : Reporter Lembaga Pers mahasiswa Pabelan Pos UMS
PENGALAMAN KERJA
2009 : PNPM Mandiri Perkotaan Kab. Sukoharjo
2008 : Owner NAYA KOMPUTER Klaten
2007 : Owner BOS KOMPUTER Solo
2005 : Manajer Marketing di Maskot Aksesories Komputer di Solo
2003-2004 : Marketing di ANDALAS KOMPUTER Solo
2003 : Wartawan Radarpos Solo daerah karanganyar
2002-2003 : Koordinator Developmen di tim relawan kemanusiaan di Kec.Robatal Madura
1999-2002 : Staff Officer Yayasan CISCORE Indonesia di Surakarta
HOBI
Komputer, Membaca, Menulis

OPINI


PEMBERDAYAAN DALAM MASYARAKAT
oleh:latif Safruddin (pemerhati masalah sosial ekonomi)

Pemberdayaan masyarakat (community empowerment) kadang-kadang sangat sulit dibedakan dengan penguatan masyarakat serta pembangunan masyarakat (community development). Karena prakteknya saling tumpang tindih, saling menggantikan dan mengacu pada suatu pengertian yang serupa.

Pendapat dari Cook (1994) menyatakan pembangunan masyarakat merupakan konsep yang berkaitan dengan upaya peningkatan atau pengembangan masyarakat menuju kearah yang positif. Sedangkan Giarci (2001) memandang community development sebagai suatu hal yang memiliki pusat perhatian dalam membantu masyarakat pada berbagai tingkatan umur untuk tumbuh dan berkembang melalui berbagai fasilitasi dan dukungan agar mereka mampu memutuskan, merencanakan dan mengambil tindakan untuk mengelola dan mengembangkan lingkungan fisiknya serta kesejahteraan sosialnya. Proses ini berlangsung dengan dukungancollective action dan networking yang dikembangkan masyarakat.

Sedangkan Bartle (2003) mendefinisikan community development sebagai alat untuk menjadikan masyarakat semakin komplek dan kuat. Ini merupakan suatu perubahan sosial dimana masyarakat menjadi lebih komplek, institusi lokal tumbuh, collective power-nya meningkat serta terjadi perubahan secara kualitatif pada organisasinya.

Berdasarkan persinggungan dan saling menggantikannya pengertian community development dan community empowerment, secara sederhana, Subejo dan Supriyanto (2004) memaknai pemberdayaan masyarakat sebagai upaya yang disengaja untuk memfasilitasi masyarakat lokal dalam merencanakan, memutuskan dan mengelola sumberdaya lokal yang dimiliki melalui collective action dan networking sehingga pada akhirnya mereka memiliki kemampuan dan kemandirian secara ekonomi, ekologi, dan sosial”.

Dalam pengertian yang lebih luas, pemberdayaan masyarakat merupakan proses untuk memfasilitasi dan mendorong masyarakat agar mampu menempatkan diri secara proporsional dan menjadi pelaku utama dalam memanfaatkan lingkungan strategisnya untuk mencapai suatu keberlanjutan dalam jangka panjang.

Pemberdayaan masyarakat memiliki keterkaitan erat dengan sustainable development dimana pemberdayaan masyarakat merupakan suatu prasyarat utama serta dapat diibaratkan sebagai gerbong yang akan membawa masyarakat menuju suatu keberlanjutan secara ekonomi, sosial dan ekologi yang dinamis. Lingkungan strategis yang dimiliki oleh masyarakat lokal antara lain mencakup lingkungan produksi, ekonomi, sosial dan ekologi. Melalui upaya pemberdayaan, warga masyarakat didorong agar memiliki kemampuan untuk memanfaatkan sumberdaya yang dimilikinya secara optimal serta terlibat secara penuh dalam mekanisme produksi, ekonomi, sosial dan ekologi-nya. Secara ringkas keterkaitan antara pemberdayaan masyarakat dengan sustainable development.

Pemberdayaan masyarakat terkait erat dengan faktor internal dan eksternal. Tanpa mengecilkan arti dan peranan salah satu faktor, sebenarnya kedua faktor tersebut saling berkontribusi dan mempengaruhi secara sinergis dan dinamis. Meskipun dari beberapa contoh kasus yang disebutkan sebelumnya faktor internal sangat penting sebagai salah satu wujud self-organizing dari masyarakat namun kita juga perlu memberikan perhatian pada faktor eksternalnya.

Seperti yang dilaporkan Deliveri (2004), proses pemberdayaan masyarakat mestinya juga didampingi oleh suatu tim fasilitator yang bersifat multidisplin. Tim pendamping ini merupakan salah satu external factor dalam pemberdayaan masyarakat. Peran tim pada awal proses sangat aktif tetapi akan berkurang secara bertahap selama proses berjalan sampai masyarakat sudah mampu melanjutkan kegiatannnya secara mandiri. Dalam operasionalnya inisiatif tim pemberdayaan masyarakat (PM) akan pelan-pelan dikurangi dan akhirnya berhenti. Peran tim PM sebagai fasilitator akan dipenuhi oleh pengurus kelompok atau pihak lain yang dianggap mampu oleh masyarakat.

Waktu pemunduran tim PM tergantung kesepakatan bersama yang telah ditetapkan sejak awal program antara tim PM dan warga masyarakat. Berdasar beberapa pengalaman dilaporkan bahwa pemunduran Tim PM dapat dilakukan minimal 3 tahun setelah proses dimulai dengan tahap sosialisasi. Walaupun tim sudah mundur, anggotanya tetap berperan, yaitu sebagai pensehat atau konsultan bila diperlukan oleh masyarakat.

Pemberdayaan masyarakat sebagai salah satu tema sentral dalam pembangunan masyarakat seharusnya diletakkan dan diorientasikan searah dan selangkah dengan paradigma baru pendekatan pembangunan. Paradigma pembangunan lama yang bersifat top-down perlu direorientasikan menuju pendekatan bottom-up yang menempatkan masyarakat atau petani di pedesaan sebagai pusat pembangunan atau oleh Chambers dalam Anholt (2001) sering dikenal dengan semboyan “put the farmers first”.

Menurut Nasikun (2000:27) paradigma pembangunan yang baru tersebut juga harus berprinsip bahwa pembangunan harus pertama-tama dan terutama dilakukan atas inisitaif dan dorongan kepentingan-kepentingan masyarakat, masyarakat harus diberi kesempatan untuk terlibat di dalam keseluruhan proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunannya; termasuk pemilikan serta penguasaan aset infrastrukturnya sehingga distribusi keuntungan dan manfaat akanlebih adil bagi masyarakat.

Aspek penting dalam suatu program pemberdayaan masyarakat adalah program yang disusun sendiri oleh masyarakat, mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat, mendukung keterlibatan kaum miskin dan kelompok yang terpinggirkan lainnya, dibangun dari sumberdaya lokal, sensitif terhadap nilai-nilai budaya lokal, memperhatikan dampak lingkungan, tidak menciptakan ketergantungan, berbagai pihak terkait terlibat (instansi pemerintah, lembaga penelitian, perguruan tinggi, LSM, swasta dan pihak lainnya), serta dilaksanakan secara berkelajutan.(dari berbagai sumber)


BERBUAT JUJUR
oleh: Latif Aljasmine (Sekretaris MUI Desa Sumberejo)

“ Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan hendaklah kalian beserta orang-orang yang jujur. ” (Q.S. At Taubah: 119)

Seorang muslim adalah seorang yang jujur. Dia mencintai kejujuran melazimkannya lahir batin di dalam hati (Shidqul qalb), ucapan (Shidqul hadits) dan perbuatan (Shidqul ‘amal), karena kejujuran merupakan kebaikan, dan kebaikan menunjukkan kepada surga. Surga merupakan tujuan yang paling mulia bagi seorang muslim dan merupakan tujuan yang paling diidam-idamkannya. Adapun kebalikan dari jujur adalah dusta. Sifat ini menunjukkan kepada kejahatan dan kejahatan menunjukkan kepada neraka, sedang-kan neraka merupakan hal yang paling ditakuti seorang muslim.

Rasulullah SAW bersabda: “Hendaklah kamu semua bersikap jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa kepada surga. Seseorang yang selalu jujur dan mencari kejujuran akan ditulis oleh Allah sebagai orang yang jujur (shidiq). Dan jauhilah sifat bohong, karena kebohongan membawa kepada kejahatan, dan kejahatan membawa ke neraka. Orang yang selalu berbohong dan mencari-cari kebohongan,akan ditulis oleh Allah sebagai pembohong (kadzdzab).”

Sesungguhnya orang yang telah mengenal kejujuran dan menetapkan janji, orang-orang akan cinta kepadanya; dan mereka mencintai perilakunya. Apabila ia seorang yang alim, mereka akan mengambil manfaat ilmunya dan merekapun akan menghormatinya. Andaikata ia seorang pedagang, mereka akan mempercayai usahanya. Sesungguhnya hanya terletak pada kejujuranlah seorang pengusaha akan sukses; seorang pekerja akan meraih keberhasilan, seorang pedangang mampu maraih keuntungan.

Sesungguhnya kejujuran adalah budi pekerti yang sangat kuat kaitannya dengan kemaslahatan perorangan atau jama’ah dan merupakan sisi yang paling kuat untuk mem-benahi dan membina masyarakat dan menerapkan serta menegakkan aturan-aturannya. Menghias diri dengan keju-juran adalah keutamaan, dan melepas diri daripadanya adalah kehinaan. Kejujuran adalah tanda keimanan dan kesucian jiwa serta suatu tanda dari keselamatan kita. Kejujuran yang menunjukkan keindahan sifat dan ketinggian moral seseorang. Kejujuran juga membentuk pelakunya menjadi cinta kepada Allah SWT dan cinta kepada hamba-hamba-Nya yang mukmin.

Seorang muslim tidak hanya melihat kejujuran sebagai akhlak mulia saja melainkan memandangnya lebih dari pada itu. Seorang muslim memandang kejujuran sebagai penyempurna iman dan keislaman.
Sesungguhnya Al Qur’an menegaskan bahwa Allah SWT akan melaknat orang yang pendusta. Apakah kita rela menjadi seorang yang dilaknat Allah SWT, padahal kita mempelajari dienul Islam.

Wahai orang-orang yang beriman. Berusahalah men-jadi orang yang selalu bersifat jujur dalam segala perbuatan dan pembicaraan sebab sesungguhnya dusta itu adalah per-buatan yang buruk dan tercela. Janganlah berdusta untuk memperoleh nama baik di mata manusia, karena apabila mereka mengetahuinya niscaya mereka tidak akan mem-percayaimu, mungkin untuk selamanya. Sekalipun apa yang engkau sampaikan itu benar. Pribahasa mengatakan “sekali lancung keujian seumur hidup orang tak kan percaya”. Kalau sudah demikian, sulit untuk mengembalikan kepercayaan orang lain.

Sesungguhnya orang yang berkata benar dan jujur dalam segala hal akan disayang Allah dan dipercaya oleh masyarakat atau orang lain. Karena itu berusahalah untuk selalu memelihara kejujuran. Hindari perbuatan dusta, sekali-pun perbuatan itu dapat menyelamatkan dirimu.
Berikut ini adalah tanda-tanda kejujuran:

Jujur dalam setiap ucapan. Seorang muslim hendak-nya tidak berbicara kecuali dengan perkataan yang benar dan jujur. Apabila kita memberitahukan sesuatu hendaknya kita memberitakan kejadian yang sebenarnya, karena berdusta dalam berbicara termasuk tanda-tanda kemunafikan.

Jujur dalam berkehendak. Seorang muslim hendak-lah tidak ragu dalam melakukan sesuatu. Hendaknya kita melakukan pekerjaan tanpa menoleh kepada sesuatu perbuatan yang lain, atau tergoda oleh pekerjaan yang lain sehingga pekerjaan pertama tidak sempurna.

Jujur terhadap janji. Apabila seorang muslim ber-janji dengan orang lain, hendaklah memenuhi apa yang telah kita janjikan. Perlu diingat bahwa mengingkari janji termasuk tanda kemunafikan

Jujur dalam berbagai hal. Seorang muslim tidak boleh menunjukkan sesuatu yang tidak ada padanya. Kita tidak boleh bertindak yang tidak sesuai dengan apa yang ada di dalam batin kita. Juga tidak memakai tipu daya serta tidak menbebani diri dengan sesuatu yang tidak mampu untuk dilakukan.

Berikut ini adalah buah kejujuran yang dirasakan oleh orang-orang yang melakukannya: Bergembira dan mempu-nyai jiwa yang tenang, hal ini berdasarkan hadits Rasulullah SAW “Kejujuran adalah ketenangan.” (HR. Tirmidzi). Mem-bawa berkah dalam mencari rezki. Akan mencapai derajat para syuhada, dan selamat dari kebencian

Kejujuran dapat membentuk manusia saling percaya mempercayai dan saling berkasih sayang diantara mereka. Akan tetapi manakala kejujuran telah lenyap dalam diri seseorang, maka akan datanglah kedustaan merasuk ke dalam jiwanya. Lalu timbullah dari padanya sifat kemunafikan, penipuan, pengkhianatan, riya’an kemudian menyalahi janji. Sesungguhnya Allah SWT sudah memperingatkan akan kesudahan atau akibat dari kedustaan.

Ingatlah, sesesungguhnya orang yang selalu berbuat jujur, setiap perkataan dan perbuatannya akan selalu dibuat dalil, sekalipun tanpa mengetahui dalil yang sebenarnya (Al Qur’an dan Hadits). Dia akan selalu diajak bermusyawarah dan dimintai pendapatnya dalam menyelesaikan suatu masalah. Jika ingin mendapatkan kepercayaan itu, maka selalulah berlaku jujur dalam segala hal.

Oleh karena itu marilah kita selalu bertaqwa kepada Allah SWT dan senantiasa berlaku jujur. Karena kejujuran adalah kunci segala kebaikan dan jalan menuju keridhaan Allah SWT serta jalan menuju sorga. Dan marilah kita selalu menjauhkan diri dari kedustaan karena kedustaanlah kunci segala kejahatan dan jalan menuju kemurkaan Allah SWT dan membawa pelakunya ke arah neraka. Allahu A’lam Bissawab